Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburrokhman/Net

Politik

Kader PDIP Dukung Prabowo, Gerindra: Harusnya Introspeksi

RABU, 23 AGUSTUS 2023 | 05:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Gerindra merasa heran dengan sikap PDI Perjuangan yang cenderung menyalahkan partai lain lantaran kadernya tidak mendukung bakal Capres yang diusung.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburrokhman, menanggapi dukungan politikus PDIP, Budiman Sudjatmiko dan Effendi Simbolon, kepada Prabowo Subianto yang dituding partai banteng moncong putih sebagai upaya adu domba.

“Orang kalau tidak mendukung Capres dari partai kita, kita evaluasi di internal dong, kok kita nyalahin partai orang?” tegas Habiburrokhman kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/8).


Dia juga mengatakan, pihaknya tidak bisa mencegah dukungan seorang warga negara terhadap Prabowo Subianto yang notabene adalah bakal Capres.

Tak terkecuali, jika ada kader Gerindra yang tidak ingin mendukung Prabowo Subianto.

Namun, ditegaskan Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini, pihaknya tidak pernah menyalahkan partai orang lain yang didukung kader Gerindra tersebut.

“Misalnya Pak Sandiaga tidak mendukung Pak Prabowo, dia keluar. Dan kami tidak pernah menyalahkan partai orang,” tegasnya.

Sebelumnya, Sekjen DPP PDIP menyesalkan dukungan kader PDIP Budiman Sudjatmiko kepada Prabowo Subianto. Dia menyebut tindakan yang dilakukan kubu Prabowo sebagai pembajakan atau politik adu domba.

"Setelah mengeroyok Ganjar Pranowo, mereka masih menggunakan bujuk rayu kekuasaan mencoba bertindak tidak etis, terapkan devide at impera," kata Hasto dalam keteranganya, Minggu (20/8).

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya