Berita

Jurubicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin/Net

Dunia

China: AS-Korsel-Jepang Berusaha Tebar Perpecahan dan Konfrontasi

SENIN, 21 AGUSTUS 2023 | 18:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China mengecam keras pertemuan trilateral antara para pemimpin Amerika Serikat (AS), Korea Selatan, dan Jepang. Beijing menilai ketiga negara tersebut dengan sengaja menabur perselisihan.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin menyebut pertemuan Presiden AS Joe Biden, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol, dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida di Camp David pada pekan lalu merupakan upaya untuk mencoreng dan menyerang Beijing.

“Saat ini kita melihat dua lintasan di Asia Pasifik. Satu menampilkan upaya untuk solidaritas, kerja sama, dan integrasi ekonomi yang lebih besar. Lainnya mencoba untuk memulai perpecahan dan konfrontasi serta menghidupkan kembali mentalitas Perang Dingin," kata Wang dalam konferensi pers pada Senin (21/8).


Selama pertemuan trilateral, Biden bersama Yoon dan Kishida membahas langkah-langkah untuk mengurangi risiko rantai pasokan global dari ketergantungan mereka ke China.

Mereka juga berjanji untuk berbagi data real-time tentang peluncuran rudal Korea Utara dan membuat hotline baru untuk berbagi intelijen dengan cepat.

Para pemimpin Jepang, Korea, dan AS juga menegaskan kembali pentingnya perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan. Mereka menyampaikan keprihatinan tentang apa yang mereka sebut sebagai “perilaku berbahaya dan agresif: yang dilakukan China di Laut China Selatan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya