Berita

Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Saiful Anam: Gibran Sindir Petugas Partai yang Selalu Ngekor

MINGGU, 20 AGUSTUS 2023 | 11:51 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Seragam petugas parkir yang dikenakan Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka saat pawai memperingati HUT ke-78 RI di Solo dianggap sebagai sebuah sindiran untuk Bakal Calon Presiden (Bacapres) PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo. Ini lantaran Ganjar merupakan petugas partai yang hanya bisa mengekor.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam menilai Gibran sedang memberikan pelajaran kepada seluruh kader PDIP, termasuk kepada Megawati Soekarnoputri, bahwa kebebasan berekspresi dan menentukan pilihan-pilihan politik merupakan fitrah kader. Hal ini tidak boleh dihalang-halangi oleh siapapun, termasuk oleh petinggi partai politik sekalipun.

"Gibran menunjukkan dia bukan petugas partai dan boleh berbeda pandangan dengan tempat parpolnya bernaung. Secara tidak langsung, ini juga berarti juga menyinggung Ganjar sebagai petugas partai yang selalu mengekor kepada partai," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (20/8).


Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini menilai, anak Presiden Joko Widodo itu lebih rasional dari Ganjar, Megawati, bahkan PDIP sendiri. Menurutnya, Gibran sedang mendambakan sekaligus memberikan pencerahan tentang modernisasi PDIP menyongsong perkembangan zaman.

“Bukan tidak mungkin Gibran akan kabur dan berpindah haluan ke partai yang lebih terbuka dan modern, sehingga petugas partai harus parkir dulu, Mungkin itulah yang sebenarnya ingin disampaikan Gibran melalui pakaian petugas parkir yang dikenakannya," pungkas Saiful.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya