Berita

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Rahmat Bagja/RMOL

Politik

Soroti Anak SD Baca Puisi di Acara Politik, Bawaslu Wanti-wanti Bacapres

MINGGU, 20 AGUSTUS 2023 | 06:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Para bakal calon presiden (bacapres) diingatkan untuk berhati-hati dan cermat saat melakukan sosialisasi menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Jangan sampai sosialisasi yang dilakukan justru berujung masalah.

Seperti disampaikan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Rahmat Bagja, setiap acara sosialisasi hanya diikuti oleh masyarakat yang sudah punya hak memilih, yakni berusia minimal 17 tahun pada saat hari pencoblosan.

"Kami wanti-wanti kepada semua calon presiden agar berhati-hati dalam melakukan sosialisasi, toh usia pemilih itu 17 tahun. Harus dipastikan ketika sosialisasi teman-teman 17 tahun atau berpotensi menjadi 17 tahun pada Februari 2024," kata Bagja di Hotel Pullman, Jakarta, Sabtu (19/8).


Hal ini disampaikan Bagja merespons acara sosialisasi bakal calon presiden Anies Baswedan yang melibatkan seorang murid kelas 3 sekolah dasar (SD) pada Sabtu pagi. Dalam acara itu, anak berinisial SA itu didaulat membacakan puisi yang isinya mendoakan Anies terpilih sebagai presiden.

Bagja menekankan, imbauannya tersebut tidak hanya ditujukan bagi Anies, melainkan juga untuk Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto yang berstatus sebagai bacapres.

Terkait peristiwa yang terjadi di acara sosialisasi Anies, Bagja enggan buru-buru mengambil kesimpulan.

"Itu nanti kita lihat dulu laporan dari bawah, kita tidak bisa langsung komentar benar apa tidak gitu," demikian Bagja.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya