Berita

Ilustrasi gedung Bawaslu RI/Net

Politik

Seleksi Bawaslu di 514 Kabupaten/Kota Molor, Kredibilitas Bawaslu Dipertanyakan

KAMIS, 17 AGUSTUS 2023 | 17:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kredibilitas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dipertanyakan publik. Ini merupakan buntut dari seleksi pimpinan di 514 kabupaten/kota yang tidak sesuai jadwal, baik untuk pengumuman seleksi maupun pelantikan calon terpilih.

Peneliti Kata Rakyat, Apriyanti Marwah, menilai Bawaslu menunjukkan kerja rekrutmen yang tidak kompeten dalam proses seleksi yang molor dari jadwal yang ditentukan. Di mana imbasnya terjadi kekosongan pimpinan Bawaslu di ratusan daerah.

"Penundaan pengumuman itu terlihat bagaimana kredibilitas dan menunjukkan ketidakefektifan kerja yang dilakukan," ujar Apriyanti kepada wartawan, Kamis (17/8).


Dia menjelaskan, pengumuman hasil seleksi dan pelantikan calon anggota Bawaslu kabupaten/kota terpilih seharusnya sudah rampung pada 14 Agustus 2023.

Tetapi, akibat dari molornya jadwal penetapan anggota Bawaslu daerah tersebut, akhirnya terjadi kekosongan jabatan pimpinan Bawaslu di 514 kabupaten/kota.

"Ini harus menjadi perhatian bersama Bawaslu, KPU, DKPP, bahkan Komisi II DPR RI. Karena kita sedang berada pada tahapan pemilu yang tidak bisa dianggap sepele," tegasnya.

Maka dari itu, Apriyanti mendorong Bawaslu RI mengoreksi permasalahan seleksi anggota di daerah sesegera mungkin.

"Semua itu sudah diatur sedemikian rupa, tetapi masih ada masalah hingga terjadi kekosongan jabatan Bawaslu di 514 kabupaten/kota," tutupnya. 

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya