Berita

Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto; Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan; Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto; Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Ketum PAN Usul Nama Koalisi Pendukung Prabowo Diubah

RABU, 16 AGUSTUS 2023 | 09:30 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Koalisi pendukung bakal calon presiden Prabowo Subianto disarankan berubah nama setelah masuknya parpol baru yang ikut bergabung.

Usulan tersebut datang dari Partai Amanat Nasional (PAN), partai pimpinan Zulkifli Hasan yang memutuskan mendukung pencapresan Prabowo.

Saat ini, Prabowo telah mengantongi dukungan dari PAN dan Golkar, setelah sebelumnya hanya Gerindra, PKB, dan PBB dalam wadah Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).


“Saya usulkan namanya Koalisi Indonesia Maju Berdaulat,” kata Zulkifli Hasan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/8).

Zulhas menitikberatkan, isu kedaulatan yang berfokus pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur pemerintahan Joko Widodo perlu dilanjutkan. Kedaulatan pangan, energi, dan lainnya penting dicapai oleh pemerintahan selanjutnya.

“Swasembada pangan merupakan mandat pemerintahan berikutnya yang harus disukseskan bersama,” lanjut Zulhas.

Hal ini sejalan dengan pernyataan Prabowo dalam acara bertajuk “Strategi Transformasi Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045” di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (15/8) kemarin. Prabowo berkomitmen akan melanjutkan keberhasilan pemerintahan Kabinet Indonesia Maju.

“Program pro rakyat yang diusung Presiden Joko Widodo perlu kita lanjutkan dan kita perkuat lagi untuk melindungi perekonomian bangsa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” kata Prabowo.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya