Berita

Bakal Calon Presiden (Bacapres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan/Net

Politik

PK Moeldoko Ditolak, Anies Baswedan: Anggaplah Itu Hadiah Ulang Tahun Mas AHY

JUMAT, 11 AGUSTUS 2023 | 06:04 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Putusan Mahkamah Agung (MA) menolak peninjauan kembali (PK) Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko terkait kepengurusan Partai Demokrat, turut disinggung Bakal Calon Presiden (Bacapres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan.

Anies menyinggung hal tersebut saat berpidato dalam acara perayaan hari ulang tahun ke-45 Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Djakarta Theatre, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis malam (10/8).

Menurut dia, AHY berhasil melawan Moeldoko yang berupaya mengobrak-abrik kepengurusan Partai Demokrat yang telah resmi dipimpin sejak 2020.


"Hari ini Mas AHY, gemblengan 2,5 tahun itu (gugatan sengketa kepengurusan oleh Moeldoko), 19 kali proses pengadilan itu adalah gemblengan untuk menjadi negarawan melampaui politisi," ujar Anies.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku takjub AHY mampu melewati cobaan yang menerpa kepemimpinannya di parpol berlambang mercy. Sebab, guncangan dari Moeldoko bukan tantangan yang sederhana.

Lebih dari itu, Anies juga tak menyangka putusan MA menolak PK Moeldoko mengemuka di hari ulang tahun AHY yang jatuh pada hari ini.

"Allah punya rencana yang sempurna, dan proses kerjanya misterius. Kok putusan MA itu dikeluarkan di hari ulang tahunnya Mas AHY," ucap Anies disambut tepuk tangan hadirin.

"Maka, anggaplah itu sebagai hadiah dari sistem pengadilan kita untuk Mas AHY, mudah-mudahan terjaga terus ke depan," tandasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya