Berita

Yenny Wahid dan Anies Baswedan/Net

Politik

Yenny Wahid Akui Dekat Anies, Demokrat: Bukti Diterima dan Dekat dengan NU

KAMIS, 10 AGUSTUS 2023 | 13:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Demokrat menyambut baik Yenny Wahid, putri Presiden Keempat RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, yang mengaku dekat dengan bakal Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan.

“Bagi Demokrat itu kabar baik. Bagaimana seorang Yenny Wahid, putri Gus Dur, keturunan langsung pendiri NU, tokoh besar NU, mantan presiden RI, memiliki kedekatan dengan Bacapres Anies Baswedan,” kata Koordinator Jurubicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, dalam keterangannya, Kamis (10/8).

Menurutnya, kedekatan Yenny Wahid dengan Anies merupakan kabar baik, karena KPP semakin banyak mendapat dukungan dari masyarakat, termasuk tokoh dari Ormas Islam terbesar di Indonesia.


“Statemen dari Mbak Yenny Wahid ini bisa membuyarkan upaya framing bahwa ada jarak antara Mas Anies dengan NU. Ini  salah satu bukti bahwa Mas Anies juga dekat teman-teman NU, diterima teman-teman NU,” tuturnya.

“Perubahan makin dekat, karena makin banyak yang mau merapat dengan Anies,” imbuhnya.

Soal masuknya nama Yenny Wahid dalam radar bakal Cawapres pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada mantan Gubernur DKI Jakarta itu selaku bakal Capres KPP.

“Untuk masalah pemilihan Cawapres bagi kami sudah tuntas. Semua sudah kami serahkan ke Mas Anies, seperti disampaikan Mas AHY,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, Yenny Wahid memiliki kedekatan khusus dengan bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan.

Sosok bernama lengkap Zannuba Ariffah Chafsoh ini mengaku sangat dekat dengan Anies sejak menjadi dosen di univeritas yang dipimpin Anies.

“Saya itu punya kedekatan khusus, karena Pak Anies rektor, saya salah satu dosennya. Saya pulang dari ambil master di Amerika, Mas Anies tawari saya di Paramadina, beliau waktu itu rektor,” ungkap Yenny Wahid, di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (8/8).

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya