Berita

Petugas pemadam kebakaran saat tengah memadamkan api di Carrascal, Proenca a Nova, Portugal pada 6 Agustus/AFP

Dunia

Kebakaran Hutan Portugal Meluas, Ratusan Pemadam Dikerahkan

SELASA, 08 AGUSTUS 2023 | 18:14 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ratusan pemadam kebakaran Portugal dikerahkan dan ribuan orang telah dievakuasi pada Selasa (8/8), ketika kobaran api terus meluas di selatan negara itu.

Tim pemadam kebakaran, yang kini mencapai lebih dari 850 orang, bersama dengan enam pesawat pengebom air, tengah berjuang melawan api yang pertama kali muncul di kotamadya Odemira, Alentejo, sejak akhir pekan lalu.

Berdasarkan laporan yang dikutip dari Shine, suhu udara ekstrim dan angin kencang telah mempersulit upaya pemadaman, yang sejauh ini telah menghanguskan 6.700 hektar lahan, dan memaksa hampir 1.400 warga dievakuasi.


Wali Kota Odemira, Helder Guerreiro, menggambarkan situasi tersebut sebagai situasi yang kritis, sulit, dan rumit, dengan banyaknya pekerjaan yang masih harus dilakukan untuk mengendalikan api.

"Kita berhadapan dengan situasi yang sangat mengkhawatirkan," ujar Ribeiro dalam konferensi pers, seraya menambahkan ada dua front api yang masih aktif, salah satunya di daerah pegunungan hijau subur Monchique di Algarve.

Sebagai tindakan pencegahan, sebanyak 19 desa kecil, termasuk satu di Monchique, serta empat lokasi wisata telah dievakuasi. Beberapa jalan juga terpaksa ditutup oleh pihak berwenang.

Sementara tiga distrik di bagian utara Portugal telah diberlakukan status siaga merah pada Selasa, karena diperkirakan akan menghadapi suhu mencapai 41 derajat Celsius di kota Castelo Branco.

Pihak berwenang telah menyatakan lebih dari 120 kotamadya di seluruh Portugal, termasuk di Lisbon, Alentejo, dan Algarve, berisiko tinggi mengalami kebakaran hutan.

"Kondisi cuaca dalam beberapa hari mendatang dapat menyebabkan kebakaran kecil berkembang menjadi bencana besar," ungkap Menteri Perlindungan Sipil negara bagian, Patricia Gaspar dalam konferensi pers.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya