Berita

Bakal Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan/Ist

Politik

Dongkrak Elektabilitas Anies, Demokrat Desak Koalisi Deklarasikan Paket Komplit Capres-Cawapres

SENIN, 07 AGUSTUS 2023 | 17:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Demokrat menilai tidak ada alasan yang rasional lagi selain mendeklarasikan bakal cawapres untuk mendampingi bakal capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan. Pasalnya, pencoblosan capres-cawapres hanya tersisa kurang lebih 6 bulan.

Demikian disampaikan Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani dalam keterangan resminya, Senin (7/8).

“Waktu yang tersedia hanya tinggal 6 bulan lagi, tak ada alasan yang rasional atau argumen yang memadai untuk menunda-nunda deklarasi paket komplit Capres dan Cawapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP),” kata Kamhar.


Dia mengatakan elektabilitas Anies Baswedan dengan kompetitornya atau rival politik KPP terlampau jauh. Maka seharusnya bakal cawapres bisa dideklarasikan dengan segera untuk mendongkrak elektoral bakal capres-cawapres KPP. Terlebih, rival politik KPP mempunyai privilege berupa sokongan dari incumbent Joko Widodo (Jokowi).

“Justru sebaliknya, kita berada pada posisi yang mesti bekerja ekstra untuk mengejar ketertinggalan elektabilitas dan pada posisi yang vis a vis dengan penguasa yang memiliki besutan kandidat sendiri,” jelasnya.

Atas dasar itu, Kamhar menyebut mesti ada terobosan-terobosan politik yang harus dikerjakan untuk bisa mengejar ketertinggalan dan membalik keadaan. Salah satu dan yang paling menentukan adalah menyegerakan deklarasi paket komplit agar seluruh sumber daya pemenangan yang dimiliki baik dari partai, relawan dan simpatisan bisa segera terkonsolidir dan bekerja secara optimal dalam menjalankan kerja-kerja politik pemenangan.

“Jadi, jika ingin memperoleh kemenangan, tak ada alasan untuk menunda-nunda deklarasi paket komplit,” tegasnya.

Sebab, sambung dia, Anies selaku bakal Capres KPP telah ditetapkan sebagai penerima mandat untuk memilih dan menentukan cawapresnya sesuai dengan 5 kriteria yang telah disepakati. Termasuk, ada penambahan kriteria 0 dari Anies sendiri yang telah diterima Parpol yang tergabung di koalisi untuk segera mendeklarasikan Cawapres pilihannya.

“Ini menjadi kredit poin kepemimpinan, publik akan memonitor,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya