Berita

Konsolidasi Akbar PAN Kabupaten Bekasi/RMOLJabar

Politik

Gelar Konsolidasi Bacaleg, PAN Tekankan Kader Kedepankan Gagasan dan Pahami Tupoksi

MINGGU, 06 AGUSTUS 2023 | 03:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bekasi menggelar konsolidasi akbar yang digelar di Hotel Sunerra Antero, Cikarang Utara, Sabtu (5/6). Melalui konsolidasi tersebut, bakal calon legislatif (bacaleg) yang bakal menjadi peserta pemilu 2024 mendatang diberikan pembekalan dan pemahaman tentang tugas pokok dan fungsi (Tupoksi)-nya jika nanti terpilih sebagai wakil rakyat.

"Kita berikan pemahaman tentang Tupoksi, karena percuma juga pengen jadi anggota DPRD tapi gak paham Tupoksinya, kita kuatkan itu dulu," kata Sekretaris DPD PAN Kabupaten Bekasi, Jamil, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (5/8).

Selain pemahaman Tupoksi, dalam konsolidasi tersebut juga diberikan pengetahuan dalam membentuk citra diri kepada masyarakat.


"Personal Branding hari ini juga disajikan, bagaimana kita mensosialisasikan diri kita ke masyarakat," paparnya.

Jamil pun menekankan, bacaleg PAN haruslah melakukan kampanye dan sosialisasi dengan cara-cara yang baik.

"Kita tekankan juga ke seluruh caleg PAN bahwa PAN itu landasannya moralitas agama, jadi kita bekerja di masyarakat kita bersosialisasi harus berlandaskan itu, kampanye harus mengedepankan moralitas santun, tanpa gaduh, jangan baperan ini juga kita bekali ke teman-teman," bebernya.

Selain itu, Jamil pun meminta para Bacaleg harus mengedepankan gagasan dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat bukan dengan cara mengedepankan politik uang.

"Kita tidak ingin dari PAN mengeluarkan biaya yang besar untuk jadi wakil rakyat, nanti setelah jadi wakil rakyat maka akan berpikir bagaimana mengembalikan modal, ini yang tidak baik," ucapnya.

Dengan pembekalan yang diberikan ini, Jamil berharap partainya bisa meraih hasil yang maksimal dalam Pemilu 2024. Ditargetkan, tiap Dapil bakal terisi dua orang kader terbaik yang duduk sebagai wakil rakyat.

"Karena ini Dapil ada tujuh, maka ada target dari ketua DPD tiap Dapil ada dua kursi," tegasnya.

"Kita sedang melaksanakan survei, nanti setelah survei, oleh Ketua DPD mana yang lemah mana yang potensial kan akan kelihatan nanti akan dilakukan langkah-langkah selanjutnya," tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya