Berita

Mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Wahidah Suaib/Net

Politik

Mantan Anggota Bawaslu: Pemilu Sering Dianggap Sebatas Memilih Pemimpin

JUMAT, 04 AGUSTUS 2023 | 03:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tujuan pelaksanaan pemilu di Indonesia dinilai telah tereduksi. Sebab, pemilu seolah hanya digelar untuk seremonial memilih pemimpin.

"Pemilu kita seringkali penangkapannya sebatas memilih pemimpin, bukan sebagai sarana pra sarana kedaulatan rakyat," ujar mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Wahidah Suaib menyampaikan hal tersebut, dalam Diskusi dan Gathering Media Bersama Bawaslu, di Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/8).

Dia berharap, pemilu dalam beberapa tahun terakhir bisa memperhatikan pemenuhan hak kedaulatan rakyat.


Wahidah menyebutkan, ada beberapa hal yang menjadi karakteristik dan menggambarkan kedaulatan rakyat dalam Pemilu.

“Seperti, terdaftar sebagai pemilih, terbebas dari tekanan, akses dalam memilih tidak terhambat, dan pilihan suara pemilih dihitung sesuai jumlah suara," urainya.

Lebih lanjut, dia memberikan satu contoh yang menjadi kendala pemenuhan kedaulatan rakyat dalam pemilu.

"Logistik bisa untuk memanipulasi suara, kalau misalkan tidak tepat waktu, tepat jenis," demikian Wahidah menambahkan.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya