Berita

Duta Besar RI untuk Spanyol, Muhammad Najib dan Duta Besar Maroko untuk Spanyol, Karima Benyaich dalam acara peringatan kenaikan takhta Raja Mohammed VI/Repro

Dunia

Dubes Najib: Hubungan Baik Maroko dan Spanyol Menguntungkan Indonesia

KAMIS, 03 AGUSTUS 2023 | 01:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Hubungan baik Spanyol dengan negara tetangganya, Maroko, memiliki dampak baik pula untuk Indonesia. Hal ini secara khusus dapat dilihat sebagai peluang perdagangan.

Duta Besar RI untuk Spanyol, Muhammad Najib berpendapat, hubungan ekonomi kedua negara tersebut sangat penting, termasuk untuk Indonesia. Itu lantaran keduanya merupakan jembatan bagi masing-masing.

"Jadi bagi Spanyol, Maroko ini merupakan pintu masuk Bangsa Afrika, maupun Bangsa Arab yang ada di Afrika Utara. Sementara bagi Maroko, Spanyol adalah pintu masuk ke wilayah Arab bagian utara Afrika dan negara-negara Afrika Tengah," ujarnya dalam video yang diunggah di kanal YouTube Wisma Duta RI Madrid pada Rabu (2/8).


Video tersebut merekam kegiatan Dubes Najib ketika memenuhi undangan Duta Besar Maroko di Spanyol, Karima Benyaich dalam acara peringatan kenaikan takhta Raja Mohammed VI.

Mengutip Dubes Karima, Dubes Najib menyoroti pentingnya Spanyol bagi Maroko karena letak geografis keduanya sangat dekat, hanya dibatasi oleh Selat Gibraltar.

Di samping itu, kedua bangsa tersebut juga telah berinteraksi selama berabad-abad dan saling menaklukan. Alhasil keduanya berbagai peradaban dan nilai-nilai yang dianut.

Ke depan, lanjut Dubes Najib, hubungan ekonomi kedua negara ini sangat penting, karena mereka membuat berbagai perjanjian sehingga memudahkan barang dan orang bergerak dari satu negara ke negara lainnya.

"Karena itu saya melihat ini pintu yang sangat strategis... dan Indonesia bisa mengirim barang-barang yang diperlukan oleh Maroko maupun negara-negara Arab di Afrika dan negara-negara Afrika secara keseluruhan," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya