Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, menerima kunjungan Ketua DPD PDI Perjuangan, Puan Maharani di kediamannya di bilangan Jakarta Selatan, Kamis (27/7)/Ist

Politik

Puan Temui Airlangga, PDIP-Golkar Akan Bentuk Tim Teknis Pemilu

KAMIS, 27 JULI 2023 | 22:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

PDI Perjuangan dan Partai Golkar akan membentuk tim teknis yang bertugas untuk mencari kesamaan kedua partai menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Ketua DPP PDIP Puan Maharani menuturkan, tim teknis ini diharapkan akan membawa kedua partai berlabuh dalam satu kapal pada Pemilu 2024.

"Dari tim teknis itu lah yang akan membahas apa saja yang bisa menjadi persamaan, apa yang harus dicari titik temunya. Sehingga insyaAllah kita nantinya bisa bersama-sama. Anggotanya nanti akan kami pilih,” ujar Puan di kediaman Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Jalan Tirtayasa, Jakarta Selatan, Kamis (27/7).


Puan menegaskan, hubungan PDIP dan Golkar sudah berlangsung lama dan harmonis. Bukan hanya dari sisi politik praktis, tapi juga di lembaga legislatif maupun pemerintahan.

"Apa yang kami bicarakan hari ini tentu saja bukan suatu pertemuan pertama kemudian terakhir, namun banyak sekali pertemuan-pertemuan informal yang sudah kami lakukan. Bukan hanya saya saja, tapi teman-teman yang lain dari PDIP dan Partai Golkar,” tuturnya.

Mantan Menko PMK ini menambahkan, dalam penentuan cawapres dari PDIP, hal tersebut tidak lepas dari pertemuan politik dengan parpol-parpol lain. Meski begitu ia mengaku pertemuan kali ini tidak fokus membahas siapa cawapres yang akan mendampingi bacapres PDIP, Ganjar Pranowo.

"Dalam silaturahmi ini kita bisa bertukar pikiran, saling menjajaki keinginan. Bagaimana cita-cita dari setiap partai yang tentunya mempunyai target, strategi, dan cita-cita," jelas Puan.

"Jadi jangan sampai ada miskomunikasi. Boleh saja kemudian kita berbeda pilihan tapi jangan sampai kemudian membuat komunikasi yang ada itu menjadi terpecah belah. Sehingga kita menjadi satu bangsa itu tidak bisa menjaga persatuan dan kesatuan di pesta demokrasi,” demikian Puan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya