Berita

Ketua MPU Aceh, Tgk Faisal Ali/Ist

Politik

Pemilu Makin Dekat, MPU Aceh Imbau Isi Ceramah Tak Menyinggung Pihak Lain

KAMIS, 27 JULI 2023 | 18:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tensi di masyarakat akan cenderung meningkat ketika makin mendekati Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Karena itulah Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk Faisal Ali, mengimbau penceramah dan tokoh masyarakat untuk menjadi situasi masyarakat tetap adem.

Salah satu caranya adalah dengan tidak saling menjelekkan pihak tertentu, baik calon legislatif tingkat DPRK, DPR Aceh, DPR RI, DPD, hingga calon presiden, saat melakukan ceramah dan memberikan tausiyah kepada masyarakat.

"MPU akan mengeluarkan imbauan resmi, harapan kepada seluruh tokoh masyarakat para khatib, penceramah, yang sering mengeluarkan pendapat dan statement, seluruhnya kita harap agar menjaga statement, tausiyah, ceramahnya agar jangan memasuki kepada hal-hal yang menyinggung pihak lain," ujar Faisal kepada Kantor Berita RMOLAceh, Kamis (27/7).


Faisal mengatakan, jika penceramah atau tokoh masyarakat memiliki ketertarikan terhadap satu calon tertentu, maka mereka dapat mengungkapkan pujian kepada calon tersebut sesuai dengan kebenaran.

"Silakan ungkapkan sekuat tenaga tentang kehebatan tokohmu, tapi jangan sedikit pun engkau jelekkan tokoh yang lain," ujar pria yang akrab disapa Lem Faisal tersebut.

Menurut Lem Faisal, penceramah juga tidak dilarang mengajak masyarakat untuk menyukai calon yang disukainya. Asalkan tetap memperhatikan Undang-undang (UU), norma hukum dan agama yang berlaku.

Namun, Lem Faisal tetap berharap para penceramah dan tokoh masyarakat tetap memberikan pencerahan yang baik kepada masyarakat dalam menyambut Pemilu mendatang dengan tidak menyebarkan berita hoax (bohong) dan fitnah.

"Jadi ini tugas kita semuanya memberikan pencerahan ke masyarakat kita, agar demokrasi ini betul-betul menjadi sarana untuk kita hidup di lima tahun ke depan dalam konteks bernegara," tutup Lem Faisal.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya