Berita

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, saat menyambut kunjungan Ketua DPP PDIP Puan Maharani/RMOL

Politik

Kalau Ada Titik Temu Baru Antara PDIP dan PKB, Cak Imin Bakal Bicara dengan Prabowo

KAMIS, 27 JULI 2023 | 17:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menegaskan akan berbicara langsung kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kalau menemukan titik baru dalam pertemuannya dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

Pernyataan itu disampaikan Cak Imin usai menjamu Puan Maharani di rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Kamis (27/7).

Menurutnya, pertemuan antara PDIP dan PKB ini bersifat kebersamaan di tengah masih berjalannya proses dan dinamika politik saat ini.


"Bagi saya kebersamaan dengan PDIP itu ibaratnya akan terus terbuka, cair, dan seperti keluarga sendiri," ujar Cak Imin.

Wakil Ketua DPR RI ini mengatakan, jika ke depannya PKB dengan PDIP bergabung, maka dirinya bakal berkomunikasi secara langsung dengan Prabowo.

"Sehingga kalau toh nanti ada titik temu baru antara PDIP dan PKB tentu saya akan bicarakan ke Pak Prabowo. Kapan dan bagaimana, misalnya," jelasnya.

Dia menambahkan, untuk saat ini partai politik masih terus membuka ruang untuk berdiskusi. Jika sudah ada kesepakatan, Cak Imin tidak akan ragu membicarakannya dengan Prabowo.

"Tapi sampai hari ini, kita terus berproses, berdinamika, dan berdialektika sampai nanti kalau ada kesimpulan yang serius baru saya ajak bicara Pak Prabowo. Tapi sejauh ini Pak Prabowo pasti akan selalu menjadi tempat kita berkonsultasi dalam PKB mengambil sikap," ujarnya.

"Sampai pada nanti kesimpulannya yang serius baru saya ajak Pak Prabowo. Tapi sejauh ini Pak Prabowo pasti akan menjadi tempat kita berkonsultasilah dalam PKB mengambil sikap," tutupnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya