Berita

Ilustrasi/RMOL

Politik

KPU Rencanakan Pakai KK Sebagai Alat Verifikasi Pemilih Belum Punya e-KTP

RABU, 26 JULI 2023 | 21:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Verifikasi pemilih yang belum memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) pada hari pencoblosan Pemilu Serentak 2024, akan dilakukan dengan menggunakan kartu keluarga (KK).

Hal itu disampaikan Ketua KPU RI, Hasyim Asyari, saat ditemui usai acara Pelantikan Anggota KPU pada 25 Kabupaten/Kota, di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/7).

"Pada hari H (pencoblosan), ketika yang bersangkutan (pemilih sudah berumur) 17 tahun ya sudah siap KTP-nya. Kalau belum menggunakan kartu keluarga," ujar dia.


Hasyim mengatakan, KPU telah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil), mendorong penerbitan e-KTP bagi pemilih yang baru berumur 17 tahun setelah penetapan daftar pemilih tetap (DPT) bisa rampung.

Pasalnya, dia membenarkan data 4 juta data pemilih belum punya e-KTP yang ditemui Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Padahal, berdasarkan UU 7/2017 tentang Pemilu, pemilih adalah warga yang memiliki e-KTP.

"Bisa jadi yang belum punya KTP yang satu (atau) dua hari menjelang pemungutan suara, atau pada hari h pemungutan suara," tuturnya.

"Tapi kami sudah kerjasama dengan pemerintah, dalam hal ini Kemendagri untuk ada percepatan-percepatan (penerbitan e-KTP bagi pemilih yang baru berumur 17 tahun)," demikian Hasyim menambahkan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya