Berita

Gajah Botswana/Net

Dunia

Botswana Berencana Kirim 8000 Gajah ke Angola

RABU, 26 JULI 2023 | 09:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dalam upaya mendukung Angola mengembangkan sektor pariwisata, negara tetangga Botswana berencana menyumbang 8000 gajah ke negara tersebut.

Hal itu diungkap oleh Menteri Luar Negeri Botswana Lemogang Kwape pada Selasa (25/7) setelah menyambut kunjungan kenegaraan Presiden Angola Joao Lourenco di Gaborone.

Tanpa menyebut kapan rencana itu akan terealisasi, Kwape mengatakan donasi gajah ditujukan untuk membantu Angola.


"Kami menawarkan  8.000 gajah ke Angola agar negara itu bisa mengembangkan sektor pariwisatanya," ujarnya, seperti dimuat Xinhua.

Selain itu, kata Kwape, upaya tersebut juga bagian dari pengembalian gajah Angola yang sempat kabur dari negara itu ke Botswana karena perang saudara.

"Sekarang kami telah setuju untuk membantu mereka memindahkan beberapa gajah ke sana," jelasnya.

Botswana adalah rumah bagi lebih dari 130.000 gajah, populasi terbesar di negara mana pun.

Peneliti Elephants Without Borders, Mike Chase memuji keputusan Botswana karena akan membantu negara itu menurunkan angka konflik petani dengan gajah.

"Populasi gajah Botswana tumbuh terlalu besar, menyebabkan konflik dengan petani dan kekurangan makanan dan air," ungkap Chase.

Selain itu, lanjut Chase, pengiriman gajah akan membuat Angola setuju menghilangkan ranjau darat yang tersisa dari perang, untuk memuluskan perjalanan.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya