Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Liga Muslim Dunia Kutuk Aksi Penodaan Al Quran di Denmark

SENIN, 24 JULI 2023 | 15:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Liga Muslim Dunia mengeluarkan kutukan keras atas penodaan Al Quran yang kembali terjadi di Denmark.

Pada Minggu (23/7), Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia, Mohammed bin Abdulkarim Al-Issa, menyatakan bahwa tindakan tersebut adalah kejahatan yang melanggar semua norma dan prinsip agama dan manusia.

“Liga Muslim Dunia mengutuk sekeras mungkin kejahatan penodaan salinan Al Quran, yang dilakukan oleh seorang ekstremis di Kopenhagen, Denmark, dalam tindakan tercela berulang yang memprovokasi perasaan umat Islam,” bunyi pernyataan yang dikeluarkan organisasi non-pemerintah tersebut.


Lebih lanjut, Al-Issa menyoroti bahwa tindakan tersebut juga merupakan salah satu bentuk Islamofobia yang memunculkan penghasutan dan kebencian terhadap Islam dan Muslim.

Dia menekankan bahwa masyarakat internasional harus bersatu melawan manifestasi kebencian dan perbuatan yang merendahkan keyakinan agama apapun.

Mengutip Anadolu Agency pada Senin (24/7), peristiwa penodaan Al Quran itu terjadi pada 21 Juli, ketika kelompok nasionalis Islamofobia dan sayap kanan yang dikenal dengan nama "Danske Patrioter" (Patriot Denmark) melakukan aksi pembakaran salinan Al Quran di depan Kedutaan Besar Irak di Kopenhagen.

Selain membakar kitab suci tersebut, kelompok tersebut juga memasang spanduk anti-Islam dan mengeluarkan slogan-slogan yang merendahkan, sambil mengibarkan bendera Irak dan Al Quran dengan tidak hormat.

Tindakan provokatif ini telah kembali menuai kecaman dan kemarahan dari berbagai kalangan, baik di dalam maupun di luar Denmark, yang mengekspresikan keprihatinan mereka atas meningkatnya aksi-aksi intoleransi agama.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya