Berita

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa, M. Nabil Haroen/RMOL

Politik

Tahun Baru Islam, Gus Nabil Serukan Tidak Ada Perpecahan Jelang Pemilu 2024

RABU, 19 JULI 2023 | 13:19 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Tahun baru Islam yang bertepatan dengan hari Rabu (19/7) diresapi sebagai momen kontemplasi dalam menjalani kehidupan, baik yang sudah dijalani selama setahun terakhir dan juga untuk masa depan.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa, M. Nabil Haroen mengatakan bahwa Tahun baru adalah momentum perbaikan, muhasabah diri, untuk mencari titik pencapaian terbaik dalam hidup.

Dalam kontes kebangsaan, pria yang karib disapa Gus Nabil ini menjelaskan bahwa  Tahun baru adalah momentum perbaikan, muhasabah diri, untuk mencari titik pencapaian terbaik dalam hidup.


Gus Nabil mengatakan bahwa semangat tahun baru Islam seharusnya mendorong umat untuk berbuat bagi kepada sesama manusia dan kepada alam semesta. Bahwa, tugas manusia itu untuk menjaga alam, menggunakan kreativitas untuk menciptakan kemaslahatan bersama.

Pria yang juga anggota Komisi IX DPR RI ini mengatakan bahwa tahun baru hijiriyyah seharusnya menjadi momentum kita semua untuk berbakti. Khidmah untuk agama dan bangsa Indonesia.

"Sebagai santri, khidmah utama untuk pesantren, Nahdlatul Ulama dan juga untuk bangsa Indonesia," jelas Nabil.

Terkait dengan tahun politik, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) menjelaskan bahwa seluruh masyarakat harus bersama-sama menjaga Indonesia di tahun politik sekarang ini, agar tetap damai.

"Tidak ada perpecahan karena perbedaan pandangan politik. Semuanya bergerak dengan tujuan yang sama untuk negeri," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya