Berita

Anggota Dewan Pakar Partai Golkar Ridwan Hisjam/Ist

Politik

Diluruskan Ridwan Hisjam, Dewan Pakar Golkar Tidak Berwenang Dorong Munaslub

SELASA, 18 JULI 2023 | 16:07 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dewan Pakar Partai Golkar tidak memiliki kekuasaan atau hak untuk mendorong dan menggelar musyawarah nasional luar biasa (munaslub). Penegasan ini disampaikan langsung anggota Dewan Pakar Partai Golkar Ridwan Hisjam saat menjalani Sidang Dewan Etik Golkar pada hari ini, Selasa (18/7).

Ridwan Hisjam meluruskan, Dewan Pakar Golkar hanya berwenang memberikan masukan kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto. Tapi masukan yang direkomendasikan tidak mesti dijalankan oleh ketua umum.

“Dia (Dewan Pakar Golkar) hanya memberikan masukan kepada ketua umum, bukan kepada DPP. Mau dipakai atau tidak itu hak ketua umum,” tegas Ridwan Hisjam usai Sidang Dewan Etik di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat.


Terlepas dari itu, Ridwan Hisjam menegaskan bahwa dirinya tidak ingin ada munaslub Golkar. Dia menjelaskan bahwa rekomendasi yang dikeluarkan Dewan Pakar Golkar hanya berisi masukan agar Airlangga Hartarto segera mendeklarasikan diri menjadi calon presiden.

Dalam rekomendasi itu, sambungnya, Airlangga diminta untuk membuat poros baru yang bisa memudahkan memiliki kendaraan untuk menjadi capres.

Lebih lanjut, Ridwan Hisjam juga memastikan kecintaannya pada Golkar dan Ketum Golkar Airlangga Hartarto tidak goyah sama sekali.

“Kecintaan terhadap Partai Golkar, saya tidak pernah goyang sama sekali. Saya tidak pernah ke mana-mana, dan kecintaan saya kepada Ketua Umum (Airlangga Hartarto). Karena saya satu korps sama Pak Airlangga di persatuan insinyur,” tegas Ridwan Hisjam.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya