Berita

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani/Net

Politik

Muzani: Prabowo Ingin Indonesia Tidak Hanya Kuat di Bidang Pertahanan, tapi juga Pangan dan Pendidikan

SENIN, 17 JULI 2023 | 08:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Jika dipercaya menjadi Presiden 2024, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan menggunakan kekuasaan untuk sepenuhnya melayani dan menyelesaikan masalah yang dihadapi rakyat.

"Kekuasaan yang akan diemban Prabowo akan digunakan untuk menyelesaikan masalah kerakyatan," ujar Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani dalam keterangan tertulis, Senin (17/7).

Dikatakan Muzani, ada sejumlah program yang siap dijalankan Prabowo jika dipercaya menjadi Presiden 2024. Terutama, soal peningkatan mutu pendidikan, perekonomian, dan lapangan kerja.


"Kita semua ingin mewujudkan biaya pendidikan terjangkau, ekonomi baik, harga-harga bahan pokok terjangkau, lapangan kerja banyak tersedia, kesehatan rakyat terjaga," tuturnya.

"Itu menjadi prioritas bagi Pak Prabowo apabila terpilih dan dipercaya rakyat untuk menjadi presiden Indonesia pada pilpres yang akan datang," sambungnya.

Lanjut Wakil Ketua MPR RI ini, selain soal kemiskinan dan permasalahan sosial, Prabowo juga memiliki fokus untuk membangun pertahanan baik militer ataupun pangan.

"Itulah tekad Pak Prabowo untuk menyelesaikan masalah kemiskinan. Pak Prabowo ingin Indonesia kuat. Tidak hanya kuat pertahanannya, tapi kuat juga pangan, kesehatan, dan pendidikan," pungkasnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya