Berita

Presiden Tunisia, Kais Saied/Net

Dunia

Presiden Kais Saied Kaget, Tunisia Habiskan Rp 14 Triliun Setahun untuk Imigran Ilegal

MINGGU, 16 JULI 2023 | 08:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah laporan yang dirilis pejabat keamanan Tunisia menyebut bahwa imigran Afrika sub-Sahara yang tidak berdokumen menerima uang 3 miliar dinar atau Rp 14 triliun dari pemerintah dalam setahun.

Presiden Kais Saied mengaku terkejut dengan laporan tentang migran yang disajikan selama rapat pada Jumat malam (14/7).

"Angka ini mengejutkan dan menunjukkan bahwa Tunisia menjadi sasaran," ujarnya, seperti dimuat Al Arabiya.


Berulang kali Saied mengutarakan kecamannya terhadap para imigran tidak berdokumen yang disebutnya telah mengancam keamanan serta berdampak pada perubahanan susunan demografis Tunisia.

Biaya untuk imigran tidak berdokumen lebih tinggi daripada pendapatan industri pariwisata vital di Tunisia selama paruh pertama tahun ini, yang hanya berjumlah 2,2 miliar dinar atau Rp 10,8 triliun.

Dalam beberapa bulan terakhir, ribuan migran tak berdokumen berbondong-bondong ke kota pantai Sfax Tunisia untuk menuju Eropa. Karena bentrokan berhari-hari di Sfax antara penduduk dan migran, Tunisia memindahkan ratusan orang ke daerah terpencil di sepanjang perbatasan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya