Berita

Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Viada Hafid/RMOL

Politik

Meutya Hafid: Pelaku UMKM Harus Beradaptasi dengan Perkembangan Era Digital

MINGGU, 16 JULI 2023 | 02:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak boleh takut untuk bertransformasi ke dunia digital. Transformasi penting dilakukan untuk meningkatkan daya saing di tengah pesatnya perkembangan digitalisasi.

Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Viada Hafid mengatakan, belakangan pasar digital atau online lebih banyak dipilih masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan. Sehingga, pelaku usaha harus bisa beralih untuk berkembang sebagai UMKM Digital.

“Alasan UMKM Digital dianggap penting, yaitu karena adanya perubahan lanskap persaingan dari konvensional menjadi digital, serta adanya perubahan perilaku dan harapan dari konsumen, sehingga para pelaku UMKM harus mampu beradaptasi,” ujar Meutya Hafid dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/7).


Legislator Partai Golkar itu menambahkan, ruang digital sangat bermanfaat bagi UMKM. Setidaknya, dalam memperluas pasar, yang tentu secara otomatis akan meningkatkan omzet penjualan produk.

“Ruang digital berpotensi membuka kesempatan kerja 1,5 kali lebih banyak, produk dapat lebih inovatif, penjualan dapat meningkat hingga 80 persen, bahkan dapat meningkatkan akses pasar internasional”. terangnya.

Lebih lanjut, untuk mendorong keberanian pelaku UMKM bertransformasi, pemerintah juga sudah melakukan beberapa upaya untuk mendorong digitalisasi.

"Salah satunya mengalokasikan bantuan senilai Rp45,8 triliun bagi UMKM di tahun 2023," pungkasnya. 

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya