Berita

Sopir angkot deklarasi dukung Anies Baswedan di Kota Bandung/Net

Politik

Ingin Upah Tetap dan Layak, Ribuan Sopir Angkot Jabar Deklarasi Dukung Anies

RABU, 12 JULI 2023 | 15:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ribuan sopir angkot dari berbagai kabupaten di Jawa Barat berkumpul di Lapangan Permata, Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Rabu (12/7).

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (F-SPTI), Anna Sumarna mengurai para sopir datang bersama angkot mereka untuk menyatakan dukungan kepada Anies Baswedan sebagai capres 2024-2029.

Kang Anna, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa DPD F-SPTI adalah wadah para pengemudi angkutan umum dan ojek pangkalan. Dari lima juta pekerja transportasi di Jawa Barat, sebanyak 49 ribu merupakan anggota dari F-SPTI.


“Dengan ini, DPD F-SPTI yang tergabung dalam di bawah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) mendeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan sebagai capres 2024,” ujarnya dalam deklarasi siang tadi.

Dia menjelaskan bahwa dukungan kepada Anies adalah hasil rapimda FSPTI di Jawa Barat yang digelar di Taman Gantung, Stasiun Hall Bandung pada 17 Mei 2023.

Rapimda itu menghasilkan dua keputusan. Pertama adalah tuntutan agar pemerintah mencabut UU 6/2023 tentang Cipta Kerja. Kedua, menuntut agar pekerja transportasi di semua sektor pekerjaan mendapat upah tetap yang layak seperti buruh atau pekerja lainnya.

Poin kedua ini mirip dengan apa yang telah diberlakukan di Jakarta di era Anies Baswedan. Selain itu, Anies juga dianggap satu-satunya tokoh pemimpin yang berani menolak Omnibuslaw UU Ciptaker.

"Pak Anies telah terbukti peduli dengan pekerja transportasi. Selama menjadi Gubernur DKI Jakarta, di menaikkan upah sopir angkot setara dengan upah pekerja lainnya," tutup Anna.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya