Berita

Direktur Kantor Komisi Urusan Luar Negeri Komite Sentral Partai Komunis China (PKC), Wang Yi dan Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Manasseh Sogavare saat meresmikan pembukaan Kedutaan Besar Kepulauan Solomon di Beijing pada Selasa, 12 Juli 2023/Xinhua

Dunia

Resmikan Pembukaan Kedubes di Beijing, PM Kepulauan Solomon: Bodoh Jika Tidak Bekerja Sama dengan China

RABU, 12 JULI 2023 | 11:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kepulauan Solomon resmi membuka kedutaan besarnya di China pada Selasa (11/7), yang diiringi dengan upacara yang meriah dengan tepuk tangan dan tarian.

Pembukaan tersebut dihadiri langsung oleh Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Manasseh Sogavare, dan direktur Kantor Komisi Urusan Luar Negeri Komite Sentral Partai Komunis China (PKC), Wang Yi.

Mengutip Global Times, dalam sambutannya, Wang memberikan ucapan selamat atas pembukaan kedutaan itu. Ia menyatakan bahwa negara tersebut telah menjalin hubungan diplomatik dengan China, dan berpihak pada keadilan internasional, kebenaran sejarah, dan perkembangan masa depan negara dan rakyat Kepulauan Solomon.


Wang menunjukkan bahwa sejak terjalinnya hubungan diplomatik antara kedua negara empat tahun lalu, pertukaran bilateral telah bergerak maju dalam segala aspek.

"Kami senang melihat terobosan bersejarah dalam hubungan antara China dan Kepulauan Solomon," kata Wang.

Dalam acara tersebut, Sogavare memperkenalkan Barrett Salato sebagai Duta Besar Kepulauan Solomon baru untuk Tiongkok. Sebelumnya, Salato diketahui menjabat sebagai Komisaris Perdagangan di Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Eksternal Kepulauan Solomon.

Dengan adanya kedutaan ini, Sogavare menyampaikan harapannya agar hubungan bilateral, dan hubungan masyarakat kedua negara dapat semakin diperkuat di masa depan.

Dia juga menekankan bahwa China adalah negara yang luar biasa bagi negara-negara seperti Kepulauan Solomon dan negara-negara Kepulauan Pasifik lainnya.

Menurutnya akan sangat bodoh jika tidak meningkatkan kerja sama dengan China dan memanfaatkan seluruh peluang yang ditawarkan, khususnya dalam peluang pembangunan.

"China adalah teman baik kita, hubungan ini  dapat membantu mencapai tujuan pembangunan di Kepulauan Solomon," pungkasnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya