Berita

Dewan Pers/Net

Nusantara

Sambut Pemilu, Dewan Pers Gelar Lokakarya Peliputan

SELASA, 11 JULI 2023 | 23:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dewan Pers bakal menggelar lokakarya peliputan Pemilu 2024 di 23 provinsi, untuk menjamin independensi dan integritas wartawan.

Rencana itu disampaikan anggota Dewan Pers, Tri Agung Kristanto, Senin (11/7). Tapi tidak dilaksanakan di semua provinsi, karena keterbatasan dana.

Daerah dengan tingkat kerawanan dan jumlah pemilih besar menjadi prioritas dilaksanakannya lokakarya, salah satunya Provinsi Lampung.


“Tingkat kerawanan Pemilu di Lampung lumayan tinggi. Selain itu, jumlah pemilihnya urutan ke enam terbanyak setelah Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, dan Banten," kata Agung, dalam keterangannya.

Dijelaskan juga, kegiatan digelar dengan menggandeng penyelenggara Pemilu serta pihak-pihak terkait lainnya.

“Kegiatan ini didukung semua penyelenggara Pemilu, seperti KPU, Bawaslu, Kominfo, Polri/TNI, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Komisi Independen Pemilihan (KIP), dan konstituen Dewan Pers,” terangnya.

Disampaikan juga, lokakarya diadakan selama sehari di setiap provinsi yang menjadi target, dan secara umum direncanakan berlangsung sejak awal Juli.

“Acara perdana di Jakarta, pekan lalu di Jawa Timur. Sedangkan di Lampung diadakan awal September nanti,” tuturnya.

Agung juga menekankan, Dewan Pers telah menetapkan bahwa wartawan yang menjadi Caleg atau tim sukses sebaiknya non aktif atau mundur dari tugasnya sebagai wartawan.

“Melalui lokakarya peliputan Pemilu, wartawan diharapkan kian paham terkait penyelenggaraan Pemilu, termasuk bersikap independen dalam bertugas,” pungkasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya