Berita

Ilustrasi/Net

Global

Prancis akan Memasok Rudal Jelajah Jarak Jauh untuk Ukraina

SELASA, 11 JULI 2023 | 22:52 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam upaya meningkatkan bantuan militer untuk Ukraina, Prancis akan bergabung dengan Inggris untuk memasok rudal jelajah jarak jauh yang dapat menempuh jarak hingga 250 kilometer.

Bantuan itu diumumkan Presiden Prancis Emmanuel Macron saat ia tiba di Lithuania untuk menghadiri KTT NATO pada Selasa (11/7).

"Saya telah memutuskan untuk meningkatkan pengiriman senjata dan peralatan untuk memungkinkan Ukraina memiliki kapasitas untuk menyerang balik secara mendalam (pasukan Rusia)," kata Macron, sambil menolak mengatakan berapa banyak rudal yang akan dikirim.


Berdasarkan informasi dari sumber diplomatik Prancis, negaranya kemungkinan akan memasok 50 rudal SCALP dari stok militernya, yang memiliki kapasitas tiga kali lebih jauh dan canggih dari rudal Ukraina yang ada.

Seperti dimuat JPost, sumber diplomatik itu menolak anggapan bahwa rudal itu akan digunakan untuk eskalasi perang. Menurutnya, penggunaan rudal itu akan digunakan secara proporsional dan tetap mematuhi kebijakan Prancis dalam membantu Ukraina mempertahankan wilayahnya.

Ia menyiratkan bahwa Paris telah menerima jaminan dari Kyiv bahwa rudal tersebut tidak akan ditembakkan ke Rusia dari jarak dekat.

"Ada jaminan untuk (membatasi) penggunaan rudal ini ke perbatasan Ukraina yang diakui secara internasional," kata sumber militer itu.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya