Berita

Gubernur Jatim Khofifah saat meninjau pengungsian terdampak banjir lahar di Lumajang/Ist

Politik

Tinjau Ribuan Pengungsi Terdampak Banjir Lahar Lumajang, Khofifah Jamin Seluruh Kebutuhan Disiapkan

SENIN, 10 JULI 2023 | 04:56 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Posko pengungsian bagi terdampak bencana banjir lahar dingin dan tanah longsor yang berada di  Balai Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang ditinjau oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Minggu (9/7).

Khofifah datang dengan didampingi Bupati Lumajang Thoriqul Haq, Sekdaprov Jatim Adhy Karyono, dan beberapa kepala OPD terkait. Perempuan yang juga Ketua Umum Muslimat NU itu langsung memberikan suntikan semangat bagi ratusan pengungsi yang didominasi oleh warga Sumber Kajar.

Khofifah juga meninjau tenda Pos Layanan Dukungan Psikososial (LDP) yang didirikan Dinas Sosial Pemprov Jatim. Di lokasi itu, ada puluhan anak yang mendapatkan bantuan trauma healing dan hiburan yang telah disiapkan oleh para petugas.


LDP sendiri dikelola oleh tim gabungan dari Tagana dan Peksos  yang tergabung dalam Jatim Sosial Care Dinsos. LDP ini tidak hanya melayani  anak-anak tetapi juga para korban rentan lainnya seperti lansia dan ibu hamil/menyusui.

Khofifah juga meninjau dapur umum yang didirikan Dinsos Jatim. Bahkah, dirinya juga berdialog dengan petugas terkait stock logistik dan  proses pengolahan makanan.

Khofifah juga menyampaikan duka cita mendalam atas korban meninggal dunia akibat longsor di Lumajang. Para korban tersebut merupakan satu keluarga atas nama Galih Adi Perkasa (23), Candra Agustina (20), dan Galang Naendra Putra (4 bulan).

Setelah meninjau, Khofifah menekankan masyarakat tidak perlu khawatir dan panik karena semua kebutuhan para pengungsi telah disiapkan.

“Saat ini utamakan keselamatan, dan ikuti instruksi dari pihak petugas agar aman dan selamat,” pungkasnya.

Data BPBD Jatim per Minggu 9 Juli, akibat bencana banjir lahar dingin dan longsor ini tercatat sebanyak 1.038 warga mengungsi di 18 titik pengungsian.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya