Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Terlibat Serangan Kuil Syiah, Dua Pria Digantung di Iran

SABTU, 08 JULI 2023 | 22:42 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Iran kembali melakukan eksekusi hukuman gantung terhadap dua pria, pada Sabtu (8/7). Kedua dieksekusi karena terlibat dalam serangan di kuil Syiah yang menewaskan 13 orang pada Oktober 2022.

Menurut keterangan dari Kantor Berita IRNA, kedua pria itu digantung saat fajar di selatan Kota Shiraz.

"Selama persidangan, keduanya mengaku terlibat dengan kelompok militan ISIS di negara tetangga Afghanistan dan membantu merencanakan serangan terhadap kuil Shah Cheragh di Shiraz," tulis IRNA dalam laporannya.


Berdasarkan rekaman dari CCTV yang ditayangkan di TV pemerintah, pasukan bersenjata memasuki kuil yang populer itu menyembunyikan senapan serbu di dalam tas, lalu mulai menembaki para jamaah secara acak.

Insiden tersebut telah mengguncang para jemaah yang berusaha melarikan diri dan bersembunyi di koridor.

Salah satu pria bersenjata tersebut, yang diketahui sebagai warga negara Tajikistan, kemudian meninggal di rumah sakit akibat luka yang dideritanya selama serangan yang direncanakan itu.

ISIS, yang pernah menimbulkan ancaman keamanan di Timur Tengah,sebelumnya juga telah mengaku bertanggung jawab atas kekerasan di Iran, termasuk serangan kembar mematikan pada 2017 yang menargetkan parlemen dan makam pendiri Republik Islam, Ayatollah Ruhollah Khomeini.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya