Berita

Plt. Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Brigjen Asep Guntur Rahayu/RMOL

Hukum

Enggan Berpolemik Endar Priantoro Kembali Dirlidik, KPK: Jika Terjadi Gesekan Koruptor Diuntungkan

JUMAT, 07 JULI 2023 | 02:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Terkait kembalinya Brigjen Endar Priantoro menjabat sebagai Direktur Penyelidikan (Dirlidik), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta tidak ada pihak-pihak yang melakukan kekisruhan. Mengingat, jika terjadi gesekan, maka yang diuntungkan adalah para koruptor.

Begitu pesan yang disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Brigjen Asep Guntur Rahayu terkait kembalinya Endar sebagai Dirlidik KPK.

"Dengan kembalinya Pak Endar ini, Insya Allah penegakan hukum tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh KPK menjadi lebih kuat lagi," ujar Asep kepada wartawan di Gedung Juang pada Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (6/7).


Karena kata Asep yang juga menjabat Direktur Penyidikan KPK, selama ini jabatan Dirlidik KPK diisi oleh Plt. Sehingga, ketika Endar kembali, maka jabatan Dirlidik menjadi definitif. Sehingga, pelaksanaan penegakan hukum akan lebih kuat lagi.

"Jadi, kita tidak lagi melihat kekisruhannya itu. Tapi kita melihat bahwa memang sekarang ini dengan masuknya kembali Bang Endar adalah ada suatu kebaikan," kata Asep.

Bahkan, Asep berharap, tidak ada pihak-pihak yang dengan sengaja menyampaikan pernyataan yang mengakibatkan gesekan.

"Karena ketika misalkan terjadi friksi-friksi, terjadi permasalahan, gesekan-gesekan, itu tentunya yang diuntungkan itu adalah para koruptor. Jadi kita tidak lagi mempertanyakan, mengapa begini, mengapa begitu, tapi kita harus melihat bahwa sisi baik dari hal ini," pungkas Asep.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya