Berita

Jakarta International Stadium/Net

Politik

Renovasi JIS Urusan Kecil, Hensat: Ibukota Saja Direvisi

KAMIS, 06 JULI 2023 | 13:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rencana pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang ingin memperbaiki Jakarta International Stadium (JIS) menimbulkan pro kontra.

Renovasi dilakukan karena JIS dianggap belum sesuai dengan standar FIFA untuk menjadi venue Piala Dunia U-17, yang bakal digelar di Indonesia pada November 2023.

Menyikapi polemik ini, Founder Lembaga Survei KedaiKOPI Hendri Satrio mengatakan, rencana renovasi JIS ini seharusnya disikapi dengan biasa saja.


"Ini kenapa pada berisik tentang JIS di revisi? Direnovasi? Mikir dong! Kecil ini," kata Hensat, sapaan karibnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (6/7).

Sambil berkelakar, melakukan revisi pada JIS tidak seberat memindahkan ibukota negara.

"Ibukota aja direvisi, dipindahin. Ini cuma tentang JIS doang aduh. Enggak usah bingunglah kita. Ibukota saja direvisi," sindir Hensat sambil melempar tawa.

Sejumlah pihak memandang rencana renovasi JIS ini kental muatan politis. Alasannya karena
stadion berkapasitas 82 ribu penonton itu dianggap sebagai warisan Anies Baswedan semasa menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Sehingga ada kesan pemerintah pusat "gengsi" menggunakan JIS. Sehingga dicari alasan bahwa JIS belum standar FIFA dan perlu direnovasi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya