Berita

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri, Teguh Setiyabudi/Net

Politik

Kemendagri Pastikan Data 4 Juta Pemilih yang Tak Punya e-KTP Valid

RABU, 05 JULI 2023 | 21:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan data 4 juta pemilih yang tidak memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) valid.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri, Teguh Setiyabudi menjelaskan, mayoritas data pemilih tersebut merupakan pelajar dan mahasiswa.

“Jadi terkait dengan apa yang disampaikan Bawaslu untuk pemilih yang non KTP elektronik di DPT atau yang kita sebut sebagai pemilih pemula, sebenarnya kami telah juga melakukan perekaman pemilih pemula,” ujar Teguh kepada wartawan, Rabu (5/7).


Dia menjelaskan, Dukcapil Kemendagri bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sudah melakukan pendataan pemilih pemula.

“Jadi data kependudukan telah diintegrasikan dengan Dapodik. Dapodik itu data pokok pendidikan yang dikelola oleh Kementerian Dikbud dan Ristek,” urai Teguh.

“Sehingga, data pemilih yang telah diintegrasikan dengan Dapodik menjadi dasar bagi Disdukcapil melakukan perekaman jemput bola ke sekolah-sekolah mereka yang sudah usianya 16 tahun,” tandasnya.

Oleh karena itu, Teguh memastikan data 4 juta pemilih tak punya e-KTP di DPT Pemilu 2024 dapat dipertanggungjawabkan.

“Ini juga sudah saya sampaikan kepada KPU, dan itu sebenarnya sudah masuk ke dalam DPT yang kemarin sudah ditetapkan oleh KPU RI pada Minggu (2/7),” demikian Teguh menambahkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya