Berita

Wakil Tetap Inggris di PBB, Barbara Woodward/Net

Dunia

Tanggapi Medvedev, Utusan PBB Sayangkan Penurunan Hubungan antara Rusia dan Inggris

SELASA, 04 JULI 2023 | 06:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Inggris menyayangkan penurunan hubungan diplomatik antara Rusia dan Inggris.

Wakil Tetap Inggris di PBB, Barbara Woodward, mengatakan, Rusia dan Inggris sebaiknya tetap memiliki hubungan meskipun saat ini situasinya cukup tegang. Ia merujuk pada pernyataan Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Mevdevev, yang mengatakan Rusia akan memutuskan hubungan diplomatiknya dengan beberapa negara, termasuk Inggris.

"Hubungan seperti itu (diplomatik) akan menjadi penting ketika konflik berakhir," ujar Barbara Woodward.


"Sayang sekali untuk menurunkan hubungan, karena ketika Rusia akhirnya melepaskan sepatunya dari tanah Ukraina, akan sangat penting untuk membangun kembali situasi, menggunakan hubungan diplomatik," tambahnya, seperti dikutip dari TASS.

Woodward menambahkan bahwa dia telah bertemu dengan Duta Besar Inggris untuk Moskow Deborah Bronnert saat terakhir kali mengunjungi London. Menurutnya, Bronnert melakukan "pekerjaan luar biasa" dalam menghadapi situasi internasional.

Medvedev mengatakan dalam sebuah opini untuk Rossiyskaya Gazeta yang diterbitkan pada Minggu, bahwa akan lebih baik jika Rusia untuk sementara menangguhkan hubungan diplomatik dengan sejumlah negara, termasuk Inggris Raya, atau paling tidak menurunkan tingkat hubungan diplomatik.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya