Berita

Ridwan Kamil dan Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Ridwan Kamil Dipuji Hasto, Kode Keras PDIP untuk Golkar?

MINGGU, 02 JULI 2023 | 01:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bahasa pantun yang dilontarkan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, soal calon wakil presiden (cawapres) untuk Ganjar Pranowo bukanlah tanpa makna.

Pakar Komunikasi Politik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof Karim Suryadi mengatakan, penentuan capres atau cawapres memang kewenangan ketua umum partai. Namun, pantun Hasto tetap harus direspons Golkar yang kini jadi kendaraan politik Ridwan Kamil.

"Ketika masuk parpol, RK (Ridwan Kamil) menjadi elemen yang membangun kesatuan politik Partai Golkar. Sehingga ketika secara personal ditaksir, sesungguhnya kode kuat bagi parpol tempatnya berlindung untuk bergabung," kata Karim Suryadi, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (1/7).


Dalam pandangan Karim, Ridwan Kamil bukan hanya kaya prestasi seperti pujian Hasto. Ia menyebut Ridwan Kamil memiliki potensi lain, yakni berasal dari provinsi penyumbang suara terbanyak dalam pemilu nasional.

"Secara kebetulan, Ganjar Pranowo kurang kuat di Jawa Barat. Jadi merekrut RK, sebenarnya bisa membulatkan dukungan bagi GP," tuturnya.

Meski Ridwan Kamil kalah populer dibanding para bakal capres, lanjut Karim, mantan Walikota Bandung tersebut adalah sosok paling menonjol dibandingkan tokoh-tokoh yang masuk bursa cawapres.

Selain itu, Ridwan Kamil juga relatif mudah dipasarkan. Selain responsif terhadap teknologi, ramah milenial, religius yang moderat, juga tidak memiliki resistensi.

"Jadi, RK bisa mendongkrak performa Ganjar Pranowo. Tinggal Bu Megawati terpikat tidak untuk meminang RK," pungkasnya. 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya