Berita

Jet tempur F-22 Amerika Serikat (AS) saat menembak jatuh balon mata-mata China/Net

Dunia

Balon Mata-mata China Ternyata Pakai Teknologi AS

KAMIS, 29 JUNI 2023 | 20:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah laporan yang dirilis Wall Street Journal menyebut bahwa balon mata-mata China yang sempat ditembak jatuh pada awal tahun ini ternyata menggunakan beberapa teknologi buatan Amerika Serikat (AS)

Laporan itu merujuk pada hasil temuan awal dari penyelidikan yang dilakukan oleh analis dan beberapa badan pertahanan dan intelijen AS.

"Balon tersebut membawa peralatan AS yang tersedia secara komersial," ungkap Wall Street Journal pada Kamis (29/6).


Disebutkan juga klaim China yang menyebut penggunaan balon hanya untuk pemantauan cuaca diduga tidak benar.

Sebab, hasil temuan menunjukkan bahwa balon memiliki peralatan yang sangat mendukung untuk kegiatan spionase.

"Selain teknologi AS, terdapat pula peralatan lain dari China yang digunakan untuk mengumpulkan foto, video, dan informasi lain untuk dikirim ke Beijing," lanjut laporan tersebut.

Pada Februari lalu, Presiden AS Joe Biden memutuskan untuk menembak jatuh balon tersebut, karena diklaim telah terbang di atas lokasi militer sensitif yang memicu krisis diplomatik.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya