Berita

Ekonom senior DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Kata Rizal Ramli, Jokowi Sedang Bangun Ekonomi Penjajahan Baru yang Miskinkan Rakyat

SENIN, 26 JUNI 2023 | 07:22 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pujian dialamatkan ekonom senior DR. Rizal Ramli kepada Managing Director Political Economy dan Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan yang berapi-api mengurai fakta ekonomi di era Presiden Joko Widodo.

Salah satu yang diurai Anthony Budiawan dalam pidato politiknya baru-baru ini adalah soal kemiskinan yang hanya turun 1,39 persen di era Joko Widodo. Tepatnya dari tahun 2014 hingga 2022. Padahal di saat bersamaan utang pemerintah naik pesat hingga 196 persen, yakni dari Rp 2.609 triliun menjadi Rp 7.734 triliun atau naik Rp 5.152 triliun.

Menurutnya rakyat pantas menggugat pemerintah tentang mengapa penambahan  utang sebesar itu karena tidak memberi manfaat untuk mayoritas rakyat Indonesia.


“Pidato DR Anthony Budiawan sangat dahsyat, faktual, dan konstitusional,” puji Rizal Ramli lewat akun Twitter pribadinya, Senin (26/6).

Menko Perekonomian era Presiden keempat RI Gus Dur itu menyimpulkan bahwa Jokowi sedang membangun ekonomi penjajahan baru, yang miskinkan rakyat.

“Sistem itu (yang) dilawan Bung Karno-Hatta,” tegas pria yang akrab disapa RR itu.

Dia pun meminta PDI Perjuangan sebagai pengusung Jokowi untuk tidak tinggal diam. PDIP harus bisa kembali ke khittah perjuangan Bung Karno untuk berdikari.

“Harusnya PDIP intropeksi dukung rezim pro-penjajahan baru. Jangan sibuk slogan dan romantisme doang,” tutupnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya