Berita

Asap mengepul di Khartoum, Sudan seiring dengan memanasnya konflik antara tentara dan RSF/Net

Dunia

Sudan Memanas, Paramiliter RSF Klaim Sudah Rebut Markas Polisi

SENIN, 26 JUNI 2023 | 06:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ketegangan di Sudan meningkat. Paramiliter Pasukan Pendukung Cepat (RSF) mengklaim sudah merebut markas besar unit polisi bersenjata berat di ibukota Khartoum.

Dalam sebuah pernyataan pada Minggu (25/6), RSF mengatakan telah mengambil kendali penuh atas markas Polisi Cadangan Pusat di Khartoum selatan. Mereka juga mengunggah rekaman para pejuangnya berada di dalam fasilitas tersebut, beberapa sedang mengeluarkan kotak amunisi dari sebuah gedung.

Sejak Sabtu malam (24/6), VOA melaporkan, pertempuran antara tentara dan RSF meningkat di tiga kota, yaitu Khartoum, Bahri, dan Omdurman. Saksi mata juga melaporkan kekerasan meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir di Nyala, kota terbesar di wilayah Darfur barat.


Memasuki pekan ke-11 konflik, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) membunyikan alarm atas penargetan etnis dan pembunuhan orang-orang dari komunitas Masalit di El Geneina di Darfur Barat.

Khartoum dan El Geneina paling parah terkena dampak perang, meski pekan lalu ketegangan dan bentrokan meningkat di bagian lain Darfur dan Kordofan di selatan.

Tentara, yang dipimpin oleh Abdel Fattah al-Burhan, telah menggunakan serangan udara dan artileri berat untuk mencoba mengusir RSF yang dipimpin oleh Mohamed Hamdan Dagalo, yang dikenal sebagai Hemedti, dari lingkungan sekitar ibukota.

Akibat konflik ini, hampir 2 juta orang telah mengungsi di dalam negeri dan hampir 600 ribu orang telah melarikan diri ke negara tetangga.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya