Berita

Jurubicara Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak/Net

Politik

Jawab Sindiran Butet, Dahnil: Insya Allah Pak Prabowo Tidak Ingin Merawat Benci

SENIN, 26 JUNI 2023 | 06:23 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Puisi dari budayawan Butet Kartaredjasa yang dibacakan di hadapan puluhan ribu kader PDIP di acara puncak peringatan Bulan Bung Karno (BBK) terus menuai pro-kontra. Pasalnya, Butet turut menyinggung sosok calon presiden (capres) yang pandir dan hobi menculik.

Capres hobi menculik seolah mengarah kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang pada pilpres nanti akan diusung bersama PKB. Ini lantaran Menteri Pertahanan RI itu diidentikkan sebagai mantan petinggi TNI yang diduga terlibat saat beberapa aktivis hilang di zaman Orde Baru.

Jurubicara Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak merespons sindiran Butet tersebut lewat akun Twitter pribadinya pada Minggu (25/6).


Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu pertama-tama menyampaikan rasa syukur atas kesehatan yang diberikan kepada Butet. Pasalnya, beberapa waktu lalu Butet sempat bergelut dengan penyakit tulang belakang.

“Yang terpenting, Mas Butet sehat selalu. Dan kita sama-sama bersyukur Mas Butet kembali bugar,” tegasnya.

Selanjutnya, Dahnil memastikan bahwa Prabowo bukan seperti yang dicitrakan selama ini. Prabowo, menurutnya, merupakan sosok yang berkomitmen tinggi dalam menjaga keutuhan NKRI.

Di satu sisi, dia tidak ingin membalas sindiran dari Butet. Sebab, Dahnil ingin agar kompetisi pemilu bisa menggembirakan dan tidak mengorbankan persatuan.

“Insya Allah Pak Prabowo dan seluruh kader beliau berkomitmen jaga persatuan dan tidak ingin merawat benci,” tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya