Berita

Perdana Menteri India Narendra Modi ketika berbicara di Majelis Umum PBB/Net

Dunia

Di PBB, India Inisiasi Pembangunan Tembok Peringatan Pasukan Penjaga Perdamaian yang Gugur

KAMIS, 22 JUNI 2023 | 08:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India menginisiasi proyek pembangunan tembok peringatan bagi para Peacekeeper atau Penjaga Perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang sudah gugur.

Gagasan tersebut disampaikan lewat Resolusi "Memorial Wall for Fallen Peacekeepers" yang diperkenalkan oleh Perwakilan Tetap India untuk PBB di Markas Besar PBB, Ruchira Kamboj di Markas Besar PBB di New York, seperti dimuat ANI News, Kamis (22/6).

Kamboj menyebut resolusi tersebut disponsori oleh 190 delegasi dan terus mengajak anggota lain untuk memberikan dukungan.


Dalam pernyataannya, Kamboj menyoroti bagaimana Penjaga Perdamaian PBB menjadi salah satu alat paling penting dalam mengurangi konflik dan mempromosikan perdamaian di seluruh dunia selama 75 tahun terakhir.

"Para penjaga perdamaian ini melakukan pengorbanan tertinggi dalam mengejar mandat yang kami, sebagai negara anggota, minta mereka untuk melaksanakannya. Oleh karena itu, tanggung jawab kami yang terbatas untuk memastikan bahwa pengorbanan mereka tidak dilupakan dan kenangan mereka dihormati," tutur Kamboj.

Lebih lanjut, Kamboj mengatakan, India siap untuk berkontribusi, termasuk secara finansial, untuk tujuan ini.

Adapun tembok peringatan bagi para Pasukan Penjaga Perdamaian ini digagas dibangun di lokasi strategis di Markas Besar PBB.

"Itu akan menjadi sumber penghiburan bagi orang-orang terdekat dan tersayang dari hati pemberani yang membuat pengorbanan tertinggi, termasuk rekan dan kolega mereka yang melayani," tambahnya.

Di Twitter, Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan apresiasi atas diadopsinya resolusi tersebut.

"Senang bahwa Resolusi untuk membangun Tembok Peringatan baru bagi Pasukan Penjaga Perdamaian yang gugur, yang diujicobakan oleh India, telah diadopsi di Majelis Umum PBB. Resolusi tersebut menerima rekor 190 sponsor bersama. Bersyukur atas dukungan semua orang," cuitnya.

Pengesahan resolusi di UNGA datang beberapa hari sebelum kunjungan kenegaraan resmi Modi ke Amerika Serikat (AS) dan partisipasinya dalam perayaan Hari Yoga Internasional di Markas Besar PBB pada Rabu (21/6).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya