Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersama Presiden Joko Widodo dalam satu kesempatan/Net

Politik

Riak Membahayakan di Pemilu 2024 Bukan Cuma Mengancam Jokowi tapi Juga Prabowo

SABTU, 10 JUNI 2023 | 17:08 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ancaman bagi Joko Widodo yang belakangan diistilahkan “riak membahayakan”, diprediksi juga mengganggu kandidat calon presiden yang didukung Presiden saat ini.

Pengamat politik, Igor Dirgantara mengamati, tensi politik jelang Pilpres 2024 semakin hangat lantaran ada dua nama kandidat capres yang didukung Jokowi, dan satu lainnya berseberangan.

“Prabowo sebagai menteri pertahanan dan juga capres 2024 dari koalisi Gerindra-PKB, salah satu capres yang ingin melanjutkan arah pembangunan Presiden Jokowi (continuity),” ujar Igor kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (10/6).


Sementara, Igor menyebutkan satu kandidat capres lain yang didukung Jokowi, adalah politisi PDI Perjuangan Ganjar Pranowo.

Sementara, kandidat capres yang berseberangan dengan Jokowi adalah Anies Baswedan dan parpol barisan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), yaitu Nasdem, Demokrat dan PKS.

“Anies Baswedan adalah yang dianggap sebagai antitesa Jokowi dan diusung koalisi perubahan (Nasdem, PKS, Demokrat),” sambungnya.

Menurutnya, Anies dan barisan koalisi itu menjadi ancaman bagi Jokowi dan juga Prabowo yang diisukan sangat dekat dan menjadi kuda hitam mantan Walikota Solo itu.

Pasalnya, Anies diprediksi bisa menjadi lawan kuat Prabowo di Pilpres 2024.

“Prabowo seolah juga bisa kebobolan karena pemilu terancam dengan adanya riak membahayakan tersebut,” demikian Igor menambahkan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya