Berita

Pimpinan pondok pesantren Giri Kusumo, KH Munif Muhammad Zuhri saat menerima kunjungan Silaturahmi Sekreatris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani/Ist

Politik

Pesan Mbah Munif kepada Partai Gerindra: Utamakan Keselamatan Bangsa dan Umat

SABTU, 10 JUNI 2023 | 04:48 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sejumlah nasihat disampaikan pimpinan pondok pesantren Giri Kusumo, KH Munif Muhammad Zuhri saat menerima kunjungan Silaturahmi Sekreatris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani, di Demak, Jawa Tengah.

Diceritakan Ahmad Muzani, Mbah Munif menyampaikan pesan kepada seluruh partai politik menjelang Pemilu 2024 untuk selalu menjaga persatuan.

Sehingga, kata dia, kebersamaan dan persaudaraan antar sesama anak bangsa bisa tetap terjaga dengan baik.


"Kesimpulan saya bahwa apa yang ada dalam pikiran Mbah Munif adalah keselamatan bangsa, keselamatan negara, persatuan rakyat, dan persatuan umat," kata Muzani dalam keterangannya, Jumat (9/6).

Kata Wakil Ketua MPR RI itu, kontestasi politik 2024 boleh berlangsung, pilihan politik partai dan presiden boleh berbeda-beda.

"Tetapi, beliau mengingatkan bahwa kesatuan umat kesatuan rakyat di atas segala-galanya," imbuhnya.

Muzani mengatakan, pesan Mbah Munif ini akan disampaikan kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sekaligus calon presiden yang diusung pada Pilpres 2024.

"Rasanya saya kira pandangan Pak Prabowo terhadap ini sangat sejalan dengan pesan-pesan para kyai, tidak hanya Mbah Munif," katanya.

"Bahwa bagi Pak Prabowo tidak ada gunanya apabila tidak ada persatuan dalam sebuah kepemimpinan. Tidak ada pembangunan, tidak ada kesejahteraan apabila rakyat tidak bersatu," demikian Muzani Muzani.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya