Berita

Bacapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan/Net

Politik

Serahkan Bacawapres ke Anies, Demokrat Ungkap Pernah Bahas Nama Khofifah hingga Ridwan Kamil

JUMAT, 09 JUNI 2023 | 19:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Mengenai penentuan bakal calon wakil presiden, Partai Demokrat menyerahkan sepenuhnya kepada Anies Baswedan selaku bakal capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Atas dasar itu, Partai Demokrat tidak akan mundur ke belakang membicarakan nama Cawapres, karena proses penentuan Cawapres sudah melewati berbagai macam tahapan selama kurang lebih empat bulan sejak piagam koalisi ditandatangani.

Begitu ditegaskan Kepala Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/6).


“Adapun terkait pilihan nama Cawapres, Partai Demokrat konsisten untuk menyerahkan keputusan itu terhadap Capres Anies Baswedan,” tegasnya.

Meskipun, kata Andi Arief, partai politik memiliki hak dan kewajiban untuk mengusung kader utamanya sebagai bakal Capres/Cawapres, apalagi memiliki elektabilitas yang tinggi, tetapi di tubuh Partai Demokrat sendiri, proses penjaringan Capres/Cawapres juga melalui berbagai macam tahapan.

“Nama yang diperhitungkan pun tidak tunggal. Bahkan, pada awalnya kader PD menginginkan AHY sebagai Capres. Tetapi, karena Partai Demokrat tidak mungkin mengusung Capres sendiri, maka nama Anies Baswedan menguat sebagai hasil kompromi Demokrat bersama Partai Nasdem dan PKS untuk memenuhi PT 20 persen,” tuturnya.

Andi Arief menambahkan, untuk bakal cawapres KPP, meskipun nama AHY memiliki elektabilitas yang baik, tetapi nama-nama lain pun tetap diperhitungkan oleh Demokrat.

“Ketum AHY bahkan memerintahkan saya sebagai Kepala Bappilu untuk memperhitungkan alternatif nama-nama lain tersebut,” ujarnya.

Anak buah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu lantas mengungkap hasil pertemuan antara ketiga parpol KPP beserta Tim Anies Baswedan mengenai pembahasan bakal cawapres. Pembahasan itu digelar sejak beberapa bulan lalu di Markas Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.

“Hadir dalam paparan itu: Tim Capres, Sekjen PD, Sekretaris MTP (Majelis Tinggi Partai) dan Kabappilu,” ungkapnya.

Andi Arief menegaskan, Partai Demokrat siap dikonfrontir dengan Tim Anies Baswedan, bahwa nama yang dipaparkan dan diperhitungkan sebagai bakal Cawapres yang dibahas itu tidak tunggal.

“Selain AHY, ada nama Khofifah Indar Parawansa, Sandiaga Uno, Yenny Wahid, Andika Perkasa, Ahmad Heryawan, Ahmad Syaikhu, Salim Segaf Al-Jufri dan Ridwan Kamil,” tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya