Berita

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kantor DPP Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/6)/RMOL

Politik

Putusan PK Moeldoko Tentukan Nasib Demokrasi Indonesia

RABU, 07 JUNI 2023 | 21:03 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Proses Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal (Purn) Moeldoko terkait kepengurusan Partai Demokrat ke Mahkamah Agung (MA) menentukan nasib iklim demokrasi di Indonesia. Sebab, akan berdampak bukan hanya bagi Partai Demokrat tetapi juga demokrasi di Indonesia.

"Dan juga menentukan hidup dan matinya akan sehat dan hati nurani di negeri ini," kata Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kantor DPP Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/6).

Dikatakan AHY, untuk mengawal sistem demokrasi agar berjalan di jalur yang benar, ia dan para kader Demokrat siap memantau perkembangan di MA terkait PK yang diajkukan Moeldoko terhadap kepengurusan Partai Demokrat.


Menurut AHY, bila dilihat dari sisi logika hukum tidak ada bukti-bukti baru yang bisa diperkarakan. Sederhananya, tidak ada celah bagi PK Moeldoko dikabulkan oleh MA.

"Seharusnya tidak ada celah sedikit pun Partai Demokrat yang berdaulat hari ini di bawah kepemimpinan ketua umum AHY bisa dikalahkan," kata AHY.

AHY berharap hakim MA dapat mempertimbangan aspek hukum sebelum memutus PK yang diajukan oleh mantan Panglima TNI itu.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya