Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Hubungan Jokowi-Mega Renggang, Rizal Ramli: Wajar, "Bonekanya" Diambil

SABTU, 03 JUNI 2023 | 11:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dugaan hubungan Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, renggang, kian menguat.

Isu perebutan pengaruh Jokowi dan Megawati jelang Pilpres 2024 bahkan menjadi pemberitaan media Singapura, The Straits Times.

Informasi yang dipublikasikan media asal Singapura itu terpantau tokoh nasional, Rizal Ramli. Menko Ekuin era Presiden Gus Dur itu tak heran bila isu keretakan Jokowi dengan Megawati akhirnya terungkap.


Salah satu yang disorot Rizal Ramli pada berita media terkemuka Singapura itu adalah soal sebab hubungan Jokowi dan Megawati semakin memburuk, akibat pencapresan Ganjar Pranowo.

"Ya pastilah, Jokowi sudah setahun lebih mempersiapkan 'bonekanya', eh last minute diambil alih Mbak Mega," sergahnya, kepada redaksi, tanpa menyebut maksud dari diksi 'boneka' yang dimaksud, Sabtu (3/6).

Di samping itu, mantan Kepala Bulog itu juga menyindir sikap Jokowi kepada Megawati, yang dikatakan menolak nama pendamping untuk Ganjar.

"Harus manut sama Mbak Mega, Capres urusan Ketua Umum PDIP, bukan Jokowi. Ngelawan Mega lah, gaya Solo, jab-jab kecil doang," kata Rizal Ramli, menutup lewat sindiran.

Disebutkan The Straits Times, Jokowi mengajukan dua nama menteri ke Megawati agar menjadi Cawapres Ganjar, yakni Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dan Menteri BUMN, Erick Thohir.

Masih dalam laporan yang sama, Megawati disebut merespons dingin proposal Jokowi itu.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya