Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tangkap Pemberontak, Sudan Tetapkan Jam Malam di Port Sudan

RABU, 31 MEI 2023 | 12:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Sudan memberlakukan jam malam di kota terbesar kedua mereka, Port Sudan, seiring dengan operasi penangkapan pemberontak.

Jam malam diumumkan pada Selasa (30/5), mulai pukul 11 malam hingga pukul 5 pagi.

Komite keamanan negara bagian Laut Merah mengatakan telah menangkap beberapa sel pemberontak yang dikatakan telah menyelinap masuk dari luar dan memperingatkan bahwa mereka sedang merencanakan serangan.


“Kami berterima kasih kepada warga negara Laut Merah atas kerja sama total mereka dan segera melaporkan keberadaan elemen pemberontak ini dan agen mereka di lingkungan mereka,” kata komite tersebut, seperti dimuat Al Arabiya.

Konflik di Sudan meletus pada 15 April atas rencana yang didukung secara internasional untuk transisi ke pemilu di bawah pemerintahan sipil.

Para pemimpin tentara dan paramiliter Rapid Support Force (RSF) telah memegang posisi teratas di dewan penguasa Sudan sejak mantan pemimpin Omar al-Bashir digulingkan dalam pemberontakan rakyat pada 2019.

Mereka melakukan kudeta pada tahun 2021 karena mereka akan menyerahkan kepemimpinan dewan kepada warga sipil, sebelum keluar dari rantai komando dan restrukturisasi RSF di bawah transisi yang direncanakan.

Badan anak-anak PBB, UNICEF, mengatakan lebih dari 13,6 juta anak di Sudan, negara berpenduduk 49 juta orang, sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan untuk menyelamatkan nyawa.

Sementara Program Pangan Dunia PBB memperkirakan hingga 2,5 juta orang di Sudan akan kelaparan dalam beberapa bulan mendatang.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya