Berita

Kemal Kilicdaroglu/Net

Dunia

Sikapi Kemenangan Erdogan, Kilicdaroglu: Sedih Membayangkan Masa Depan Turkiye

SENIN, 29 MEI 2023 | 08:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kemenangan Recep Tayyip Erdogan dalam pemilihan presiden Turkiye membawa kesedihan bagi penantangnya, Kemal Kilicdaroglu.

Berbicara di Ankara tak lama setelah pengumuman hasil perolehan suara, Kilicdaroglu, kandidat presiden dari aliansi oposisi utama, mengatakan akan terus memimpin perjuangannya melawan rezim Erdogan.

Ia juga menuturkan bahwa perolehan 47,9 persen suara yang diraihnya, telah menunjukkan bahwa ada keinginan rakyat untuk mengubah pemerintahan yang otoriter.


Meskipun secara tidak langsung mengakui bahwa dia kalah dalam pemilihan presiden melawan Erdogan, Kilicdaroglu menggambarkan pemilihan putaran kedua sebagai salah satu pemilihan paling tidak adil yang pernah ada dalam sejarah Turkiye.

“Aset negara telah sepenuhnya dijanjikan kepada satu orang,” kata Kilicdaroglu, mengacu pada Erdogan yang meraih 52,14 persen suara, seperti dikutip dari Hurriyet Daily, Senin (29/5).

Bagaimanapun, Kilicdaroglu dalam pidatonya tetap berterima kasih kepada semua pemilih yang memberikan suara mereka dan secara khusus memuji komponen Aliansi Bangsa, menekankan bahwa lebih dari 25 juta orang memilihnya

“Saya tidak pernah bisa tinggal diam ketika hak-hak Anda dilanggar. Saya tidak pernah bisa mentolerir Anda menjadi warga negara kelas dua setelah jutaan pengungsi datang ke sini,” katanya.

Pria berusia 74 tahun itu kemudian mengungkapkan keprihatinan akan masa depan Turkiye di bawah kepimpinan Erdogan.

“Kesedihan saya yang sebenarnya adalah kenyataan bahwa kita akan mengamati hari-hari yang lebih sulit di depan. Tetapi saya dapat meyakinkan Anda bahwa kitalah yang akan mencoba berdiri di depan mereka lagi," tegas pemimpin Partai Rakyat Republik (CHP).

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya