Berita

Duet Airlangga Hartarto-Zulkifli Hasan bisa mencegah masyarakat terbelah pada Pemilu 2024/Ist

Politik

Duet Airlangga-Zulhas Bisa Cegah Rakyat Terbelah

MINGGU, 28 MEI 2023 | 00:22 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Wacana duet Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menjadi pasangan capres dan cawapres bisa mengubah wajah perpolitikan Indonesia pada Pemilu 2024.

Pasalnya, bila dua ketum partai ini maju, akan ada poros baru dalam perebutan kursi presiden dan wakil presiden 2024.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago, menyikapi wacana duet Airlangga-Zulhas sebagai respons sikap PPP yang mendukung bacapres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo.


"Munculnya Airlangga-Zulhas tentu akan memunculkan, apakah narasi persatuan atau poros baru apa yang akan dimunculkan. Tapi ini juga menggembirakan dalam pilpres, karena ketika memang Airlangga-Zulhas muncul di publik untuk Pilpres 2024 mungkin cukup mewarnai (pemilu)," kata Arifki kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (27/5).

Selain itu, Arifki menyebut kehadiran poros baru juga membuat masyarakat tidak terbelah menjadi dua kelompok.

Sebab, semakin sedikit pasangan Pilpres, maka indikasi ketegangan politik masyarakat yang berbeda pilihan semakin besar.

"Kita tidak terjebak lagi soal porosisasi dan lainnya, karena ketika dua pasang capres dan lainnya, ini juga akan mewarnai bahwa ada pilihan-pilihan yang cukup untuk dipilih. Dengan semakin banyak poros di Pilpres 2024 maka semakin baik," tutup Arifki.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya