Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Natalius Pigai: Nasdem Partai Milik Indonesia

SABTU, 27 MEI 2023 | 21:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Nasdem adalah partai milik orang Indonesia. Begitu pandangan aktivis HAM Natalius Pigai, di tengah menghangatnya hubungan politik Nasdem dan PDI Perjuangan.

Dalam cuitan di Twitter, Natalius Pigai memberikan empat alasan versi dia mengapa Nasdem lebih tepat disebut partai politik milik Indonesia dibandingkan PDIP.

"Mengapa Nasdem Milik Indonesia? pertama, Nasdem Usung sistem pemilu distrik. PDIP Popular," cuit Pigai, Sabtu (27/5).


"Kedua, menteri (Nasdem) sedikit tapi bagi Aceh, Lampung, NTT dan Jawa. PDIP, NTT saja tidak. Ketiga usung minoritas jadi Capres. PDIP hanya satu suku," sambungnya.

Alasan keempat, kata Pigai, adalah soal nasionalisme pemimpinnya. Yakni, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"SP pidato berbahasa Indonesia. Mega pidato berbahasa Jawa," tandasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya