Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin./Net

Dunia

Intelijen Ukraina: Kami Ingin Menghabisi Putin

KAMIS, 25 MEI 2023 | 07:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Salah satu agenda utama intelijen Ukraina adalah menghabisi nyawa Presiden Rusia Vladimir Putin.

Hal itu terungkap saat Wakil Kepala Badan Intelijen Ukraina Vadim Skibitsky melakukan wawancara dengan outlet media Jerman Die Welt pada Rabu (24/5).

"Putin sudah masuk dalam daftar pembunuhan Ukraina," kata Skibitsky, menambahkan bahwa sebenarnya Putin pun menyadari bahwa ia telah menjadi target para intelijen sehingga selalu bersembunyi.


"Presiden Putin menyadari bahwa kita semakin dekat dengannya, tetapi dia juga takut dibunuh oleh rakyatnya sendiri," kata Skibitsky, seperti dikutip RT.

Menurut Skibitsky, dinas intelijen Ukraina telah gagal membunuh Putin karena dia "tetap bersembunyi". Banyak orang di Rusia masih mendukung operasi khusus Rusia di Ukraina, tetapi berkat media sosial orang-orang tahu bahwa begitu banyak orang yang menjadi korban, sekarang semua ketakutan.

Skibitsky mengatakan, kepala perusahaan militer swasta Wagner, Yevgeny Prighozhin, juga menjadi sasarannya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya